Dzakwan posyandu

Bismillah………..

Di email ini neng pengen bercerita ke Aa, khususnya tentang Dzakwan. Boleh yach chayank…………….

1. Hari rabu kemarin, neng khan wirit (mungkin kalo ditempat Aa namanya pengajian). Neng bawa Dzakwan juga. terus disana, ada seorang ibu2 yang memperhatikan Dzakwan dengan wajah yang serius sambil senyum. akhirnya dia mendekati kami dan meminta izin utk menggendong Dzakwan. Dzakwan khan type anak yang murah senyum (terlebih jika pinter ngajakin dia ngobrol), ibu tsb seneng banget ngeliat Dzakwan. Terus dia bilang ke neng” perempuan ya anaknya?”. Awalnya neng sempat mengerutkan alis “kok kenapa baru tanya sekarang”. Tapi…………….jujur aja a, utk pertanyaan seperti itu adalah pertanyaan yang biasa. Karna setiap orang yang pertama kali melihat Dzakwan pasti dech mereka mengira kalo Dzakwan itu perempuan
Yach……………neng bilang saja laki2. Dia terkejut sembari mengatakan “kok mirip perempuan yach?. Lalu tanpa sengaja neng ceritakan pada ibu tersebut akan kehamilan neng. Bahwa selama neng hamil Dzakwan, neng khan selalu ngaji baik pagi or maghrib. Terus di usia kandungan 9, neng bacakan surat yusuf untuk anak neng. kenapa surat yusuf?karena neng ngerasa yakin anak neng ini laki2. makanya neng bacakan surat yusuf, setidaknya kebaikan yang ada dalam sifat and perilaku Nabi Yusuf ada dalam diri anak neng kelak. Neng udah bacakan sebanyak 2x, dan setiap selesai baca surat tsb neng selalu bilang “Nak………kalo mau keluar sekarang, keluarlah karena mama udah hadiahkan kamu surat Yusuf dengan maksud kamu akan berperilaku sebaik Nabi Yusuf”. Tapi………….anak neng gak kunjung keluar juga. Yach……..alhasil neng teruskan saja ngaji neng seperti biasa. Namun begitu nyampe ke surat Maryam, tiba2 batin neng mengatakan “apakah anakku perempuan”. Sembari sedih, tetap neng bacakan surat tersebut dan menghadiahkan untuk anak neng. neng membaca surat itu selama 2hari, yakni di tgl 11 Pagi n tgl 12 malam setelah sholat isya, tarawih n witir (dirumah). Eh……….ternyata tgl 13 malam, setelah buka puasa n mau sholat isya, neng mengeluarkan tanda namun belum sakit. Pagi harinya baru neng merasa sakitpada perut neng dan neng masuk angin.
Lalu ibu tersebut bilang ke neng “eh, jangan salah dengan makna surat Maryam itu. Di kisah Maryam, banyak sekali pelindungnya (Lelaki / Nabi)”.
——————————————————————————————————————-
Gak tahu a, setelah mendengar perkataan ibu tersebut, neng tiba2 saja merasa bahagia banget. neng juga langsung teringat akan pesan Aa ke Dzakwan waktu “agar Dzakwan selalu membuat neng bahagia dan menjadi pelindung neng”.
Sesampai neng dirumah, neng gak puas2 menciumi Dzakwan dan dengan hati yang bahagia banget plus rasa haru neng bertanya padanya “Bener yach nak, kelak kamu akan seperti lelaki/nabi yang perkasa yang ada dalam kisah Maryam yang selalu melindunginya. Apakah kamu akan selalu melindungi mama?”.

Dan bahagia banget neng karena Dzakwan tersenyum a
——————————————————————————————————————
A, bisakah Aa ceritakan kisah Maryam ke neng. apakah yang dikatakan ibu tsb benar adanya. Karena gak banyak yang neng tahu akan kisah Maryam. Please………. Aa ceritakan ma neng yach a.

2. Kemarin di tgl 13, Dzakwan posyandu. Alhamdulillah berat badannya tambah, emang gak banyak sich hanya 6 ons yakni dari 6,3 Kg menjadi 6,9 Kg. Terus dia diberi imunisasi Hepatitis yang ke-2 + DPT + Polio. Sewaktu disuntik, Dzakwan gak nangis lho aSepulangnya, badan Dzakwan agak panas. Terus neng minumkan obat yang diberi bidannya. Kemudian neng tidurkan dia. Malamnya, badan Dzakwan makin panas. Dia agak rewel, mungkin dia gak tahan dengan reaksi imunisasi yang diberikan. Tapi……….alhamduliilah dia masih bisa tidur walau dengan kegelisahan dan neng cukup capek karena dia sebentar2 bangun n minta nyusu. Dalam setiap neng terbangun, batin neng selalu bicara “Ya 4JJ1, aku tahu Engkau sekarang melihat akan keadaan anakku. aku mohon sembuhkan ia walau aku tahu ini bukanlah penyakit melainkan reaksi imunisasi. tapi…….aku sangat khawatir n sedih dengan reaksi Dzakwan.”
 Alhamdulilah a, paginya dia bangun dengan senyum yang ceria. seolah2 dia mengatakan bahwa dia udah sehat. Neng seneng banget a.

3. Sebenarnya rencananya kemarin neng mau ke net. Hanya saja neng masih rada khawatir dengan keadaan Dzakwan. Lagian, tetangga neng menitipkan rumahnya ke neng. makanya gak jadi. yach…………….maksudnya kalo kemarin kami ke Net-nya, khan Dzakwan pas genap 5bln ditambah lagi pas banget dengan hari ValentineTapi…………….gpp dech.
Terus………….tadi malam sewaktu Dzakwan sedang tidur, neng berbisik padanya “Nak, jumpai Papa Oshman yach. Bilang ke Papa Oshman bahwa Mama Kangeeeeeeeeeeeeeeeeeeeen Banget padanya”.
Eh, gak ada 5 menit kemudian tiba2 aja Dzakwan tertawa terpingkal2 (kekeh). neng kaget banget…………tapi neng langsung inget akan pesan neng ke dia. Lalu batin neng bertanya “Apakah dzakwan beneran ketemu Aa?”.

So…………..sekarang neng tanya ma Aa “apakah Aa tadi malam ketemu dengan Dzakwan?n apakah dia menyampaikan salam neng ke Aa?”

4. Untuk tempat kost itu, yach udah neng serahkan aja ma Aa. Neng gak mau berdebat panjang lebar ma Aa. Neng percayakan saja ma Aa. Yang penting jangan jauh dari Pasar. bagaimanapun khan kita juga butuh makan. Kecuali………..Aa ingin selalu mengajak neng n Dzakwan makan dirumah MakanNeng Ridho a

Yach udah dech sayang
Salam Cintaku untukmuI LOVE YOU HONEY
Semoga kita segera bersatu kembali
Tetap!!!!!!!!!!!!!!! Bantu neng dengan DO’AKarena neng sangat mengharapkan kita bersatu kembali.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s