Shalat Tarawih

Diriwayatkan oleh Annas bin Malik, Rasululloh SAW bersabda :
” Tidak ada satu do’a pun kecuali antara do’a dan langit terdapat suatu tabir penutup, sehingga dibacakan sholawat untuk nabi SAW, apabila dibacakan sholawat untuknya, maka robeklah hijab itu dan masuklah do’a itu menembus hijab tersebut, dan apabila belum dibacakan sholawat atas nabi, maka do’a itu akan dikembalikan”.

Dikisahkan ada seorang sholeh duduk membaca tasyahud dan lupa tidak membaca shalawat atas nabi SAW. pada suatu malam ia mimpi melihat Nabi SAW, dan beliau bersabda :”Kenapa kamu lupa membaca shalawat terhadapku?” orang itu menjawab :” Ya Rasululloh aku sibuk memuji Allah dan ibadah kepadaNYA, sehingga aku terlupa membaca shalawat atas mu. Kemudian Rasul bersabda :”Apakah engkau lupa ucapan, bahwa semua amal akan terhenti dan do’a akan tertahan sebelum dibacakan shalawat untukku”.

Diriwayatkan pada suatu waktu nabi Musa as, bermunajat kepada Allah dan bersabda: “Ya Allah, apakah Engkau telah menghormati seseorang seperti halnya Engkau menghormati aku ini yang telah mendengarkan perkataanMU? maka Allah berfirman :” Hai Musa, sebenarnya ada hambaKu yang akan AKU munculkan pada akhir zaman, AKU muliakan mereka di bulan Ramadhan dan AKU akan lebih dekat dengannya daripada kamu, dan sesungguhnya pembicaraanKU denganmu ada terdapat tujuhpuluh ribu tirai penutup. Apabila umat Muhammad berpuasa sehingga pucat bibirnya dan layu warnanya maka AKU angkat tirai penutup itu waktu mereka berbuka puasa. Hai Musa berbahagialah bagi orang yang haus kerongkongannya dan lapar perutnya pada bulan puasa maka akan KUkabulkan segala permintaannya kecuali pertemuan denganKU. Maka bagi orang yang berakal hendaknya menghormati bulan puasa dan menjaga hati dari perasaan dengki dan permusuhan terhadap orang muslim dan di samping itu hendaknya selalu takut dan cemas apakah puasanya diterima Allah, karena Allah berfirman : ‘ Orang-orang yang berpuasa keluar dari kuburnya, dan mereka temui puasa mereka menyambut dengan hidangan makanan lengkap dengan peralatannya, dan dipersilahkan : Makanlah dan beristirahatlah karena kalian telah lapar, ketika orang-orang kenyang, Dan ketika mereka pada minum, kalian haus. Maka makan dan minumlah sedangkan orang-orang sedang menghadapi hisab’. ”

Diriwayatkan oleh Sayyidina Ali Bin Abi Thalib, bahwa Rasululloh SAW tatkala ditanya tentang pahala sembahyang tarawih pada bulan Ramadhan : “Rasul menjawab : Pada malam pertama bulan Ramadhan orang-orang mu’min akan keluar dari dosa-dosanya sehingga seperti hari-hari ia dilahirkan oleh ibunya, dan pada hari kedua diampuni dan kedua orangtuanya apabila mereka mu’min, dan pada hari ketiga Malaikat berseru dari bawah Arsy: Allah telah mengampuni dosamu yang telah lalu, dan pada malam keempat bagi orang yang puasa mendapatkan pahala dari bacaan Injil, Taurat, Zabur, Qur’an dan pada malam kelima Allah memberikan pahala seperti pahalanya orang-orang yang shalat di Masjidil Haram di Mesjid Madinah dan Mesjid Al Aqsho, dan pada malam keenam Allah memberikan pahala seperti pahalanya orang-orang yang tawaf di Ka’bah dan tiap-tiap kamar serta putaran ikut memohon ampun untuknya, dan pada malam ketujuh maka seolah-olah ia melihat nabi Musa as dan ikut menolong sehingga mendapat kemenangan dari Fir’aun,
Pada malam kedelapan Allah memberikan kepadanya seperti apa yang ia berikan kepada nabi Ibrahim as,
Pada malam kesembilan, seakan-akan ia beribadah kepada Allah seperti ibadahnya Muhammad SAW,
Pada malam kesepuluh, Allah memberikan rezeki yang lebih baik dari dunia dan akhirat,
Pada malam kesebelas, ia kelur dari dunia bebas dari dosa seperti saat dilahirkan dari ibunya ,
Pada malam keduabelas, akan datang hari kiamat dengan muka seperti bulan purnama,
Pada malam ketigabelas, akan tiba di hari kiamat dengan keadaan selamat dari keburukan,
Pada malam keempatbelas, Malaikat akan menyaksikan bahwa ia telah menjalankan shalat tarawih maka Allah tidak akan menghitung dosa-dosa pada hari kiamat,
Pada malam kelimabelas, Malaikat dan pendukung Arsy akan membacakan shalawat padanya
Pada malam keenambelas, Allah akan mencatat tentang kebebasannya dari api neraka dan kebebasannya untuk masuk syurga,
Pada malam ketujuhbelas, Allah memberikan kepadanya seperti pahala para nabi-nabi,
Pada malam kedelapanbelas, Malaikat memanggil : Hai hamba Allah ketahuilah bahwa Allah telah meridhoimu dan kedua orangtuanmu
Pada malam kesembilanbelas, Allah mengangkat derajatnya ke syurga Firdaus,
Pada malam keduapuluh, Diberikan kepadanya pahala orang-orang yang mati syahid dan orang-orang sholeh,
Pada malam duapuluh satu, Allah membuatkan baginya rumah di syurga dari cahaya,
Pada malam duapuluh dua, ia akan datang pada hari kiamat dengan keadaan terhindar dari segala rasa duka dan cita,
Pada malam duapuluh tiga, Allah membangun baginya sebuah kota di syurga,
Pada malam duapuluh empat, ia mendapatkan do’a dua puluh empat do’a yang terkabul,
Pada malam duapuluh lima, Allah mengangkatnya dari siksa kubur,
Pada malam duapuluh enam, Allah memberi pahala empat puluh tahun,
Pada malam duapuluh tujuh, Ia akan melewati jembatan sirath bagaikan kilat,
Pada malam duapuluh delapan, Allah mengangkat seribu kali derajat di syurga,
Pada malam duapuluh sembilan, Allah memberi pahala seribu perjalanan haji yang diterima,
Pada malam ketiga puluh, Allah berfirman: Hai hambaKU, makanlah buah-buahan Syurga. mandilah dengan air Saltsabit dan minumlah dari air kautsar, AKU Tuhanmu dan engkau hambaKU.”

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s